Secaraumum seluruh universitas negeri di Saudi memberikan beasiswa penuh (full-scholarship). Mahasiswa sama sekali tidak dibebani biaya kuliah dan bahkan diberi uang bulanan atau mukafaah . Mukafaah di seluruh universitas negeri Saudi hampir sama yaitu sekitar 890SAR/bln (sekitar 3 juta Rupiah) baik untuk S1, S2 maupun S3.

Selain masyhur karena program studi keislamannya, Islamic University of Madinah IU atau Universitas Islam Madinah juga memiliki jurusan-jurusan umum yang bisa dilamar bagi mahasiswa-mahasiswa internasional, seperti Indonesia. Menariknya, ada beasiswa full disediakan bagi Anda yang ingin mengambil jurusan sains maupun teknik di kampus Madinah, Arab Saudi ini. Beasiswa tersedia untuk program S1 gelar Bachelor of Science khusus bagi laki-laki lulusan SLTA. Pelamar dari Indonesia juga berkesempatan mengikuti beasiswa S1 Islamic University of Madinah ini. Beasiswa yang diberikan oleh Universitas Islam Madinah mencakup tiket pesawat PP ke Arab Saudi serta tiket pesawat gratis di setiap akhir tahun akademik. Kemudian disediakan tunjangan hidup bulanan, tunjangan ekstra bagi mahasiswa yang meraih prestasi kuliah, akomodasi bagi mahasiswa yang belum menikah, makan di restoran universitas dengan biaya murah, dan perawatan kesehatan berkualitas di rumah sakit itu disediakan juga transportasi harian gratis ke dan dari Masjid Nabawi serta perjalanan umrah secara rutin. Serta mahasiswa penerima beasiswa juga bisa menggunakan fasilitas sosial, pelatihan, dan olahraga di universitas. Menarik bukan?Program studiFaculty of Engineering▪ Electrical Engineering▪ Mechanical Engineering▪ Civil EngineeringFaculty of Science▪ Physics▪ Mathematics▪ ChemistrySimak juga » Peluang Beasiswa S1 Terbaru Dalam dan Luar Negeri Persyaratan1. Berkelakuan baik2. Berjanji untuk mentaati semua Peraturan Universitas3. Lulus tes kesehatan4. Lulus tes yang diadakan oleh otoritas yang bersangkutan5. Memiliki ijazah SMU atau yang setara dengannya dari dalam Saudi ataupun dari luar Saudi6. Ijazah SMU harus dikeluarkan oleh Sekolah Negeri atau sekolah yang telah diakui oleh Universitas Islam Madinah7. Berkomitmen fokus penuh untuk belajar8. Masa lulus dari SMU tidak lebih dari lima tahun9. Usia tidak melebihi 25 tahun ketika memulai belajar di Universitas Islam Madinah10. Bagi yang ingin kuliah di Fakultas Al-Qur'an harus sudah hafal Al-Qur'an 30 juz11. Melengkapi persyaratan-persyaratan lain yang ditentukan oleh Dewan Universitas Islam Madinah yang diumumkan saat pendaftaran12. Bagi pemohon yg Ijazah SMU-nya dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Kerajaan Saudi Arabia, ia harus memiliki sertifikat lulus uji kemampuanDokumen aplikasi1. Ijazah SMU 2. Transkrip nilai dari jenjang SMU3. Sertifikat berkelakuan baik4. Akte kelahiran5. Paspor6. KTP7. Foto berwarna terbaru ukuran 4x6 8. Foto dengan tanpa kacamata, tanpa penutup kepala, dan dengan background putih9. Laporan medis dari klinik kesehatan resmi, yang menyatakan sehat panca indra dan bebas dari penyakit menular10. Surat keterangan dari Lembaga Islam di negara asal atau dari dua Tokoh Islam, yang menjelaskan bahwa calon mahasiswa adalah Muslim yang menjaga shalat lima waktu dan berakhlak mulia11. Sertifikat masuk Islam, bagi yang Islamnya tidak dari lahir- Pemohon harus menerjemahkan semua dokumen yg tidak berbahasa arab dengan terjemahan bahasa arab yang telah disahkan oleh kantor penerjemah resmi- Jika diterima, calon mahasiswa harus mendatangkan dokumen asli yang telah disahkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi di negara asalnya. Jika Kedutaan Besar Arab Saudi tidak ada di negaranya, maka semua dokumen bisa disahkan di lembaga manapun yang diakui oleh Universitas Islam Jika ada kesalahan pada data-data inti pemohon dalam dokumen asli seperti nama, tempat, dan tanggal lahir, maka diharapkan membenarkan semua kesalahan tersebut di lembaga yang berwenang di negaranya, sebelum mengirimnya ke Universitas, karena aturan di kampus melarang perubahan data-data inti setelah menerima calon juga » Beasiswa KIP Kuliah Jenjang S1/DIV, D3, D2, ProfesiPendaftaranPengajuan beasiswa di Islamic University of Madinah dilakukan secara online. Pelamar melengkapi dokumen aplikasi yang diminta di atas. Scan terlebih dahulu karena nantinya akan perlu diunggah melalui sistem aplikasi online. Setelah lengkap ajukan di laman Online Application System Islamic University of Madinah beasiswa tersebut sudah termasuk pengajuan aplikasi perkuliahan di Islamic University of Madinah. Jadwal pendaftaran beasiswa mengikuti jadwal perkuliahan di Islamic University of Tidak ada kantor perwakilan atau agen untuk menerima permohonan pendaftaran di Universitas Islam Madinah di negara manapun2. Calon mahasiswa harus melakukan proses pendaftaran sendiri, dan bertanggung jawab untuk menjaga nomor-nomor yang diberikan kepadanya saat selesainya proses pendaftaran3. Universitas Islam Madinah adalah lembaga ilmiah dan pengetahuan yang dirancang untuk menyampaikan Risalah Islam melalui dakwah, pendidikan sarjana, pascasarjana, penulisan karya ilmiah, penerjemahan dan penyebarluasannya, serta menjaga Warisan-warisan Islam4. Bahasa pengantar di Universitas Islam Madinah adalah bahasa Arab5. Universitas Islam Madinah tidak berkewajiban meluluskan setiap pemohon yg mendaftar, hingga ada pemberitahuan secara tertulis dari pihak kampus6. Data-data yg dimasukkan tidak akan diakui, kecuali jika dilengkapi dengan dokumen-dokumen yg membuktikan informasi tersebut7. Pemohon dengan dokumen palsu akan dikenakan sangsi dan akan dibatalkan penerimaannya8. Universitas Islam Madinah berhak menentukan fakultas mahasiswa yang diterima setelah kedatangannya, sesuai dengan peraturan yg berlaku9. Mahasiswa yang diterima di Universitas Islam Madinah bisa mendapatkan nomor tiketnya via internet, di website Universitas Islam Madinah, kemudian merujuk ke kantor penerbangan airlines10. Mahasiswa yang diterima bertanggung jawab untuk mencari dan mengikuti info tentang sistem dan aturan studi, di papan-papan pengumuman yg disediakan oleh +966 14 847 4080[w]

PemerintahArab Saudi melalui Shundūq al-Khairiy at-Ta'līmiy, menyediakan beasiswa bagi pelajar-pelajar berprestasi di seluruh dunia untuk kuliah di berbagai Universitas terkemuka Arab Saudi, demikian Arrahmah kutip dari Qiblati, Jum'at (14/8/2015). Program ini, sebagaimana yang dipublikasikan oleh Kementrian Pendidikan Tinggi KSA

Pendidikan Bebas Biaya Kuliah di Arab SaudiMayoritas universitas di Arab Saudi dijalankan oleh pemerintah. Ini adalah universitas negeri dan biasanya membebankan biaya kuliah. Namun, beberapa universitas yang berfokus pada akademisi, terutama yang berspesialisasi dalam bidang-bidang seperti studi perminyakan atau kesehatan, dapat menawarkan biaya kuliah dan buku secara gratis. Dalam hal ini, siswa internasional juga dapat dibebaskan dari Bahasa Untuk Belajar di Arab SaudiBahasa utama di negara ini adalah bahasa Arab. Namun, bahasa Inggris adalah bahasa sekunder yang digunakan untuk administrasi dan beberapa pengajaran. Siswa didorong untuk belajar dalam bahasa Arab dan kursus bahasa intensif biasanya ditawarkan kepada siswa internasional yang membutuhkannya jika Biaya Hidup di Arab Saudi?Biaya hidup di Arab Saudi mungkin merupakan faktor negatif terbesar jika Anda benar-benar ingin belajar di negara ini. Rata-rata, biaya yang lebih tinggi biasanya tidak dapat dihindari, bahkan ketika penganggaran ketat. Siswa dapat mengharapkan untuk membayar sekitar $ 1,500 per bulan. Namun, biaya kuliah terkadang relatif rendah/gratis. Selain itu, peluang pendanaan tersedia, dan beberapa universitas bahkan menyediakan biaya hidup, seperti Universitas King Abdullah yang menawarkan biaya hingga $ juga Kursus Gratis Dari Universitas Hamad Bin Khalifa 2022 Universitas Murah di Arab SaudiUniversitas Sains dan Teknologi King AbdullahBiaya kuliah mulai dari 500 USDSalah satu universitas termurah di Arab Saudi untuk siswa internasional adalah Universitas Sains dan Teknologi King Abdullah. Terletak di kota Thuwal dekat Jeddah, King Abdullah University of Science and Technology KAUST adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan pada tahun 2009. Universitas ini memiliki banyak fitur unik; Ini adalah lembaga pendidikan tinggi pertama yang mendirikan badan mahasiswa coedukasi karena kebanyakan universitas lain tidak co-ed. Ini juga menawarkan berbagai program pendidikan tinggi serta pelatihan penelitian dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama. Studi pascasarjana adalah akademisi utama yang ditawarkan oleh universitas, dan sebagian besar siswa mengejar gelar perangkat saat ini memiliki lebih dari 3000 mahasiswa terdaftar. Terlepas dari pendiriannya baru-baru ini, universitas tidak butuh waktu lama untuk naik peringkat dan berada di peringkat 50 besar di bawah 50 dalam hal hasil penelitiannya. Ia mengelola fasilitas penelitiannya melalui taman penelitian dan teknologi khusus. Komunitas internasional universitas sangat menonjol karena mahasiswa datang untuk melanjutkan studi mereka dari 60 negara. Faktanya, 69% siswa terdiri dari siswa Perminyakan dan Mineral King FahdBiaya kuliah mulai dari 800 USDUniversitas termurah lainnya di Arab Saudi adalah Universitas Perminyakan dan Mineral King Fahd, universitas riset publik yang berbasis di Dhahran. Seperti namanya, dibandingkan dengan mayoritas universitas Arab di kawasan ini, universitas menikmati dominasi khusus di bidang bisnis/manajemen, teknik, dan pendidikan sains. Ini adalah salah satu poros utama pendidikan di bidang studi perminyakan dan merupakan bagian integral dari sektor energi yang menggerakkan ekonomi Kerajaan Arab Saudi. Universitas ini sangat diminati oleh mahasiswa Saudi dan dikenal dengan tingkat penerimaan yang relatif kompetitif. Itu juga berada di peringkat 50 besar di bawah 50 universitas di dunia untuk standar pendidikan akademisnya yang berkualitas King AbdulazizBiaya kuliah mulai dari 900 USDUniversitas King Abdulaziz adalah universitas riset publik lainnya yang berbasis di kota Jeddah yang terkenal di Kerajaan Arab Saudi. Didirikan pada tahun 1967, pada awalnya merupakan lembaga pendidikan tinggi swasta tetapi kemudian dimasukkan ke dalam universitas negeri negeri. Universitas ini adalah salah satu universitas paling bergengsi di negara ini dan secara konsisten berada di peringkat 10 besar institusi di Timur Tengah. Ini juga merupakan universitas terbesar dalam hal pendaftaran siswa dan memiliki populasi lebih dari siswa. Secara akademis, universitas terdiri dari beberapa perguruan tinggi studi. Ini termasuk fakultas teknik, ekonomi/manajemen, dan hukum serta fakultas lain yang mencakup berbagai disiplin memperoleh pengakuan internasional setelah memasukkan program yang berfokus pada penelitian pada tahun 2014. Hal ini memungkinkan universitas untuk membangun banyak kemitraan internasional dengan lembaga eksternal lainnya. Selain itu, universitas murah di Arab Saudi ini telah menduduki peringkat di antara 400 universitas teratas secara global untuk lebih dari 4 tabel peringkat King SaudBiaya kuliah mulai dari $5000 USD / GRATISTerletak di ibukota, Riyadh, di Kerajaan Arab Saudi, King Saud University adalah lembaga penelitian publik untuk pendidikan tinggi yang didirikan pada tahun 1957, dan dianggap sebagai universitas pertama di negara itu. Didirikan oleh Raja Saud bin Abdulaziz, raja yang mengawasi perkembangan sektor pendidikan dan ekonomi di negara ini. Sejak awal, Universitas King Saud telah berkembang menjadi pusat pendidikan terkemuka di Timur Tengah. Lembaga ini awalnya dibangun untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di dalam ini, universitas murah di Arab Saudi ini memiliki lebih dari siswa terdaftar, menjadikannya universitas terpadat di negara ini dan mungkin Timur Tengah. Sekitar 7% siswa yaitu sekitar 3000 adalah siswa internasional dari luar negeri. Universitas menawarkan berbagai program studi termasuk bidang humaniora, ilmu alam, perawatan kesehatan, dan teknik. Ini juga merupakan satu-satunya universitas di negara ini yang menawarkan program yang terfokus dan profesional di bidang nanoteknologi. Program akademik diajarkan dalam bahasa Inggris dan Arab kepada Amir Muhammad bin FahdBiaya kuliah mulai dari 6000 USDInstitusi swasta lain dalam sistem pendidikan tinggi di Arab Saudi adalah Universitas Pangeran Muhammad Bin Fahd. Universitas ini didirikan pada tahun 2006 dan terletak di kota Dhahran di Provinsi Timur Kerajaan Arab Saudi. Badan mahasiswanya terdiri dari sejumlah besar mahasiswa, lebih dari 3000 mahasiswa. Secara akademis, universitas ini terdiri dari fakultas Teknik campuran, Desain Interior khusus perempuan, Administrasi Bisnis campuran, dan Teknologi Informasi khusus perempuan. Program sarjana saat ini ditawarkan oleh 17 program akademik. Bahasa pengantar bervariasi dari bahasa Arab ke bahasa Inggris tergantung pada kursus. Fasilitas kampus biasanya dipisahkan dari area tertentu yang dibatasi gender. Hal ini sesuai dengan hukum Islam yang ketat yang mengatur sifat negara dan beberapa universitas berkewajiban untuk menjaga hukum dan ketertiban melalui EffatBiaya kuliah mulai dari 8000 USDUniversitas Effat adalah institusi pendidikan tinggi swasta yang dibuat khusus untuk wanita. Universitas ini didirikan pada tahun 1999 sebagai perguruan tinggi oleh King Faisal Foundation dengan tujuan menciptakan sebuah institusi yang berfokus pada wanita untuk melanjutkan pendidikan tinggi mereka. Itu dipromosikan ke universitas pada tahun 2009. Dalam komposisi akademiknya, universitas mencakup 4 fakultas utama dan sebuah lembaga penelitian dan konsultasi baru. Secara akademis dibagi menjadi departemen berikut Fakultas Teknik, Arsitektur dan Desain, Bisnis, Humaniora dan Ilmu Sosial, dan Sekolah semakin disempurnakan dengan persetujuan pendidikan tinggi pada tahun 2011. Meskipun sejarahnya 20 tahun dan penambahannya yang relatif baru ke sistem pendidikan tinggi di Arab Saudi, universitas sebagian besar telah berkembang menjadi institusi yang lengkap. Effat University juga mempertahankan posisi internasional yang kuat melalui kemitraan penting dengan universitas asing di seluruh dunia termasuk seperti Mount Holyoke College, Syracuse University, Duke University, dan Pratt College of Engineering.Universitas AlfaisalBiaya kuliah mulai dari 18,000 USDTerletak di ibu kota Riyadh, Universitas Al-Faisal adalah lembaga penelitian swasta pendidikan tinggi yang didirikan pada tahun 2002. Dengan pendaftaran lebih dari 3000 siswa, universitas telah berkembang menjadi universitas yang diakui di Timur Tengah. Lebih dari 30% siswa terdiri dari siswa internasional yang berasal dari lebih dari 50 negara berbeda di dunia. Universitas murah di Arab Saudi ini secara akademis terdiri dari lebih dari 100 departemen berbeda yang dikelola secara kolektif di bawah serangkaian akademi akademis. Ini termasuk kedokteran, teknik, bisnis, farmasi, sains, dan studi umum. Program doktor juga ditawarkan di bidang tertentu. Itu juga diawasi oleh dewan internasional yang meningkatkan masing universitas menyediakan beasiswa untuk pelamar.

Ditahun 2021, Pemerintah Kerajaaan Arab Saudi kembali membuka pendaftaran beasiswa S1, S2, dan S3 untuk mahasiswa/pelajar Indonesia yang memenuhi syarat dan ingin melanjutkan studi di berbagai jurusan dan strata di universitas-universitas negeri di Arab Saudi. Beasiswa ini tidak berlaku untuk jurusan kesehatan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Timur Tengah, menjadi tempat di mana ajaran islam bermula dan berkembang. Lantas tak heran mayoritas penduduk di kawasan tersebut beragama pada Pew Research Center, pada 2015 saja terdapat 317 juta umat Muslim atau sekitar 93% yang tinggal di beberapa negara yang tersebar di tetapi, dalam satu dekade terakhir muncul fenomena menarik terkait agama yang dianut penduduk Arab itu. Fenomena tersebut adalah kenaikan penganut ateisme. Beberapa survei memberikan fakta tersebut. Pada 2019, dalam survei BBC International terjadi peningkatan persentase penduduk yang tidak beragama, dari awalnya hanya 8% pada 2013 menjadi 13% pada lembaga juga pernah melakukan jajak pendapat dalam tingkat regional. Di Iran, dalam riset 'Iranian's Attitudes Toward Religion 2020' terungkap bahwa 47% dari responden mengaku telah beralih dari beragama menjadi di Turki, negara yang 99% berpenduduk muslim, tercatat peningkatan jumlah ateis dalam kurun 10 tahun terakhir. Dalam laporan lembaga survei Konda pada 2019, ditemukan bahwa jumlah orang Turki yang mengaku menganut Islam telah turun dari 55% menjadi 51%."Penurunan ini bukan beralih ke agama lain tetapi menjadi ateis," bunyi laporan itu di Mesir, mengutip Deutsche Welle, Universitas Al-Azhar Kairo pada 2014 juga melakukan survey tentang topik serupa. Hasilnya menunjukkan bahwa 10,7 juta dari 87 juta penduduk Mesir mengaku menjadi ateis, mencapai 12,3% dari keseluruhan sama juga terjadi di Arab Saudi. Berdasarkan laporan 'Saudi Arabia 2021 International Religious Freedom Report 2021' tercatat ada orang yang memilih tidak beragama, baik ateis atau apa penyebabnya?Hannah Wallace dalam artikel 'Men without God The Rise of Atheism in Saudi Arabia' 2020 menjelaskan, fenomena masyarakat pindah menjadi ateis, tidak terlepas dari sikap politik pemerintah yang menggunakan agama. Hal itu, setidaknya terjadi di Arab penduduk yang kritis menolak dan menganggapnya politisasi. Semakin mudah mengakses dan berinteraksi dengan kelompok serupa di dunia maya juga mempengaruhi di Arab Saudi juga terjadi di Turki. Kepemimpinan Erdogan, diklaim menggeser konsep sekularisme Turki, yang telah diajarkan oleh Mustafa Kemal aturan ketat agama diterapkan seperti melarang minuman keras. Ini membuat beberapa kelompok mulai mengaku tak lain disampaikan oleh Tamer Fouad, koresponden hubungan internasional Guardian. Menurutnya ada dua hal penyebab meningkatnya ateisme di negara adanya pandangan negatif terhadap agama karena pemberitaan buruk. Mulai dari penghancuran masjid, pembakaran gereja, hingga aksi kekerasan lain atas nama munculnya kegagalan kepemimpinan partai dan tokoh Islam pasca-Arab Spring. Arab Spring atau Musim Semi Arab yang berupaya menghadirkan demokratisasi dan perbaikan ekonomi kenyataannya gagal dilakukan oleh banyak negara yang dipimpin dua pihak negara untuk memperbaiki kualitas kehidupan politik dan ekonomi membuat rakyat kecewa. Akibatnya mereka tidak lagi memilih partai dan tokoh Islam sebagai pemimpin, sekaligus juga memilih untuk tidak lagi hidup dengan begitu, Brian Whitaker di Al-bab menyebut menjadi orang Arab dan tak beragama sekaligus adalah hal sulit karena sangat berbahaya. Sebab, mereka bisa dikucilkan oleh keluarga, teman, dan bisa juga mendapat hukuman mati dari negara. Jadi, salah satu cara untuk lepas dari bahaya itu adalah dengan menyembunyikan statusnya [GambasVideo CNBC] Artikel Selanjutnya Potret Nyata 'Keanehan' Baru di Arab, Gurun Pasir Jadi Sungai mkh/mkh
BeasiswaS2 & S3 Arab Saudi KAUST 2019/2020 - Halo sobat shalaazz! Kali ini shalaaz ingin membahas tentang beasiswa KAUST 2019/2020. Apa sih beasiswa KAUST itu? KAUST singkatan dari King Abdullah University Science of Technology, merupakan beasiswa yang membiayai penuh program Master (S2) ataupun Doktoral (S3) di bidang sains dan teknologi untuk belajar di Arab Beasiswa S2 & S3 Arab Beasiswa di Arab Saudi Portal Terintegrasi Pendaftaran Mahasiswa Internasional Di Seluruh Universitas Arab Saudi Pada 27 September 2022, Kementerian Pendidikan Kerajaan Arab Saudi meluncurkan platform Study in Saudi’ ادرس في السعودية sebagai sebuah portal terintegrasi yang menyatukan seluruh portal pendaftaran mahasiswa internasional pada universitas-universitas negeri di seluruh Kerajaan Arab Saudi KSA.Sebulan kemudian 22 Oktober 2022, platform ini dipublikasikan secara resmi dan luas pada acara the International Education Show Expo 2022 di Kota Sharjah Uni Emirates Arab dan kemudian sudah diserbu oleh lebih pengajuan calon mahasiswa dari seluruh situs web yang rapuh dan masih berstatus “Beta Version”, situs ini baru bisa diakses di wilayah Indonesia pada awal Desember Pendidikan Kerajaan Arab Saudi mengundang para penuntut ilmu dari 160 kewarganegaraan yang berbeda pada portal yang melayani lebih dari 9 bahasa ini.• Link Sistem Portal Panduan dan Tutorial Pendaftaran Portal Pendaftaran ini dibuka pada akhir tahun 2022 1444 H, sudah ditutup pada Bulan Februari 2023 lalu. Silahkan manfaatkan artikel ini untuk mempersiapkan diri pada Tahun Ajaran berikutnya Awal 1445 H/Akhir 2023Persyaratan Pendaftar Berawal dari Dekrit nomor 94 tanggal 29/3/1431 H yang merupakan payung hukum atau regulasi yang mengatur terkait Penerimaan Mahasiswa Non-Saudi untuk masuk pada sistem lembaga Pendidikan Tinggi Negeri di Kerajaan Arab Saudi. Pada dekrit ini tertera jelas Persyaratan atau Eligilitas kriteria layak pendaftar dari kalangan Non Saudi, antara lainPenerima beasiswa internal minah dakhiliyah = Beasiswa siswa Non Saudi untuk yang telah mukim di dalam kerajaan, ditandai dengan pendaftaran menggunakan Iqomah dan eksternal minah kharijiyah = Beasiswa Siswa Non Saudi untuk yang berada di luar kerajaan wilayah Saudi, ditandai dengan pendaftaran menggunakan passport wajib tunduk pada persyaratan penerimaan yang berlaku untuk orang Saudi di lembaga pendidikan pendaftar tidak boleh kurang dari 17 tujuh belas tahun dan tidak lebih dari 25 dua puluh lima tahun untuk jenjang sarjana dan Mahad Lughoh program persiapan bahasa atau yang setara, dan tidak lebih dari 30 tiga puluh tahun untuk jenjang master/magister, dan tidak lebih dari 35 tiga puluh lima tahun untuk tingkat jenjang pemerintah negara asal mahasiswa menyetujui mahasiswa tersebut untuk melakukan studi/belajar/kuliah di Arab tidak sedang menerima beasiswa lain dari Kerajaan Arab Saudi yang menyebabkan ia memiliki visa pelajar ke Arab Saudi.Pendaftar wajib bisa menunjukan Legalisir dari kementerian yang berwenang pada lembar terjemahan Ijazahnya apabila sudah diterima di salah satu kampus Arab pernah diberhentikan dari salah satu lembaga pendidikan di KerajaanPada pendaftar Putri memiliki Mahram yang sudah berada di dalam lingkungan Kerajaan Arab Saudi. Informasi lebih detail mengenai Mahram, dapat disimak pemeriksaan kesehatan yang ditetapkan dalam peraturan dan petunjuk yang pendidikan tujuan kampus dapat meminta calon kandidat mahasiswa baru untuk mengumpulkan surat rekomendasi dari salah satu badan, lembaga atau tokoh yang ditentukan oleh lembaga pendidikan tujuan kampus tersebut, sebagai salah satu dari syarat dekrit ini menjadi persyaratan umum seluruh pendaftaran kampus di Saudi untuk pendaftar dari kalangan Internasional non Saudi. Dekrit ini juga memuat mengenai peran kepemimpinan pemerintah Kerajaan Arab Saudi, serta kondisi kerajaan yang sedang menjalankan misi mulianya di tingkat internasional dan regional untuk melayani Islam dan Muslim dunia. Di samping itu, Mahasiswa Asing tidak diperkenankan untuk mengambil jurusan pada bidang Kesehatan, dan diminta untuk melakukan secara mandiri tidak diwakilkan dalam rangka pengisian formulir pendaftaran hanya pada portal yang disediakan pihak kampus. Isi lebih lengkap dari dekrit ini, bisa disimak pada link Kementerian Pendidikan Tinggi Arab Saudi berikut ini. Terbuka bagi Putra dan PutriPada umumnya, seluruh pembukaan pendaftaran mahasiswa baru internasional dari kalangan non saudi, turut terbuka untuk kalangan putra maupun putri. Pendaftaran yang hanya diperuntukan bagi kalangan putra saja diperuntukan pada pengajuan beasiswa untuk tujuan kampus Universitas Islam Madinah UIM, yang memang merupakan kampus khusus Putra. Sebaliknya, di Riyadh terdapat kampus negeri yang khusus menerima Mahasiswi, bernama Princess Nourah bint Abdulrahman University PNU. Persyaratan Mahram bagi Pendaftar dari kalangan PutriSemua kampus menerapkan syarat adanya mahram yang sedang tinggal di Arab Saudi, untuk pelamar Putri. Pengecualian bisa kita temukan pada kampus bernama KAUST di Thuwal yang merupakan Kampus Swasta khusus pascasarjana S2/S3 pada bidang Sains dan cara memenuhi persyaratan Mahram tersebut?Pengertian Mahram dalam hal ini adalah "pendamping" yang telah berada di dalam lingkungan Arab Saudi SEBELUM pelamar putri tersebut mendaftarkan diri ke kampus. Dibuktikan dengan pendaftar melampirkan scan Iqomah Kartu Identitas Mukim dari pendamping tersebut pada saat proses pengisian formulir di web portal pendaftaran ini. Pendamping bisa merupakan suami, ayah, abang, adik atau keluarga yang satu dan lain hal sudah memiliki iqomah karena mereka tinggal di Saudi dalam rangka belajar, kuliah atau bekerja. Sehingga Pendamping mahram inilah yang membawa Pelamar Putri ke Saudi, bukan Pelamar Putri yang membawa Pendamping mahram. Demikian semoga dapat mengenai syarat mahram pendamping bagi mahasiswi/putri dapat disimak di Negeri di Arab SaudiPada situs yang masih versi Beta ini, pendaftaran masih terbatas pada jenjang Sarjana S1 untuk putra dan putri dengan pilihan akses hingga 25 Universitas Negeri di Arab Saudi. Belum ada informasi lebih lanjut apakah akan dikembangkan pula pada program satu nomor pengajuan Roqm Tholab, Pendaftar dapat memilih 3 tiga kampus sekaligus. Dan pada satu kampus, pendaftar dapat menentukan 3 tiga kuliyah/college fakultas lebih detail mengenai Profil kampus, bisa disimak pada artikel yang dibutuhkan untuk diunggah pada situs web pendaftaran✓ Dokumen WajibAkte Lahir AsliAkte Lahir dalam Bahasa Arab / TerjemahanSKCK dalam Bahasa Arab / Terjemahan – Diterbitkan kurang dari 6 Identitas atau Keterangan Profil Ayah Mis. KTPTranskrip Nilai Ijazah dalam Bahasa Arab / TerjemahanIjazah SMA/sederajat AsliIjazah SMA/sederajat dalam Bahasa Arab / TerjemahanSurat Keterangan Sehat dalam Bahasa Arab / Terjemahan – Diterbitkan kurang dari 6 Keterangan Sehat – Diterbitkan kurang dari 6 Identitas atau Keterangan Profil Ibu Mis. KTPPassporPas Foto 4 x 6 Latar Belakang warna bebas, usahakan putih. Khusus Pas Foto agar berformat JPG/ Nilai Ijazah AsliSKCK Asli – Diterbitkan kurang dari 6 bulan.✓ Dokumen PendukungSurat Keterangan Kelakuan Baik SKKB AsliSurat Keterangan Kelakuan Baik SKKB dalam Bahasa Arab / TerjemahanKTP Asli PendaftarDokumen / Sertifikat Tambahan Lain Mis. Skor TOEFL/TOAFL, Ijazah sanad hafalan, dll2 dua Surat Rekomendasi Tokoh atau Lembaga dalam Bahasa Arab / Terjemahan2 dua Surat Rekomendasi Tokoh atau Lembaga Asli✓ Dokumen Tambahan Wajib bagi Pendaftar PutriIqomah Kartu Tanda Mukim di KSA dari Mahram/ Hubungan dengan Mahram/Suami Buku Nikah atau KK atau Surat Keterangan dari Pemerintah disertai Hubungan dengan Mahram/Suami dalam Bahasa Arab / Terjemahan disertai dengan Passportnya.✓ Berkas-berkas ini discan warna dengan format file bmp, jpg, gif, png ataupun pdf. Berkapasitas masing-masing file maksimal 2 MB.• Grup Whatsapp dan Telegram, coba manfaatkan ini PanitiaSeleksi Program Beasiswa Kader Nahdlatul Ulama ke Universitas Al-Azhar, Mesir mengumumkan daftar peserta lolos seleksi tahap administrasi beasiswa. 12 pendaftar Fakultas Teknik, 97 pendaftar Bahasa dan Sastra Arab, dan 19 pendaftar Fakultas Bahasa dan Terjemah. "Melalui seleksi berkas, yang lulus Ushuluddin ada 217 peserta, Syari Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami RIYADH - Program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing BIPA telah dibuka secara resmi di Arab Saudi, tepatnya di Universitas Majmaah. Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya kesepakatan kerja sama MoU oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad dengan Rektor Universitas Majmaah, Riyadh, Prof. Sholeh bin Abdullah Al Muz'il. "Program BIPA akan memberikan manfaat strategis bagi Pemerintah dan masyarakat Arab Saudi dalam mendukung peningkatan sektor pariwisata sejalan dengan kebijakan Visi 2030 Arab Saudi," kata Dubes RI dalam keterangannya, Kamis 8/6/2023. Program BIPA di Universitas Majmaah ini merupakan yang pertama kali diadakan di Arab Saudi dan menandai tonggak sejarah penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di Arab Saudi ini. Program ini terbuka untuk mahasiswa dan ekspatriat Arab Saudi yang tertarik mempelajari Bahasa Indonesia. Baca juga Pembatasan Covid-19 Dicabut, Arab Saudi Luncurkan Rencana Operasional Haji Terbesar Kesepakatan kerja sama ini telah memperoleh persetujuan resmi dari Menteri Pendidikan Kerajaan Arab Saudi, Yousef bin Abdullah Al-Benyan, baik melalui surat persetujuan maupun hasil pertemuan antara Duta Besar RI dan Menteri Pendidikan Arab Saudi pada tanggal 10 Mei 2023. "Bahasa Indonesia digunakan oleh lebih dari 280 juta penduduk di dunia, jumlah yang setara dengan seluruh negara Arab yang menggunakan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi," ungkap Dubes RI. Program BIPA di Universitas Majmaah akan dibuka untuk periode Juli hingga September 2023, dan diharapkan dapat menarik minat mahasiswa dan ekspatriat dalam mempelajari Bahasa Indonesia. Dubes RI berharap agar Program BIPA dapat diperluas ke wilayah lain di Arab Saudi, termasuk di Universitas Ummul Quro, Makkah, di wilayah barat Arab Saudi. Ia juga berharap program ini dapat berkembang menjadi Program Studi Bahasa Indonesia atau bahasa asing pilihan di universitas-universitas di Arab Saudi. Sementara itu, Rektor Universitas Majmaah, mengungkapkan bahwa hubungan yang bersahabat antara Indonesia dan Arab Saudi perlu terus diperkuat melalui kerja sama dalam program Bahasa Indonesia bagi mahasiswa Arab Saudi. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Duta Besar RI yang telah memilih Universitas Majmaah sebagai mitra kerja sama.
UniversitasIslam Madinah adalah universitas negeri di Arab Saudi yang bernaung di bawah Departemen Pendidikan Arab Saudi, ia didirikan pada tahun 1381 H. Universitas Islam Madinah adalah Lembaga Islam bertaraf internasional yg dimiliki oleh Negara Saudi Arabia. Saat ini Universitas Islam Madinah memiliki lima fakultas:
Daftar Isi Jenis Beasiswa Kuliah Arab Saudi Cakupan Beasiswa Kuliah Arab Saudi Syarat Beasiswa Kuliah Arab Saudi Jakarta - Arab Saudi bisa menjadi destinasi melanjutkan studi. Dengan fasilitas terbaik, tak membuat biaya kuliah di Arab mahal, lho. Justru, banyak beasiswa yang bisa kamu satu beasiswa datang dari Kementerian Pendidikan Arab Saudi. Dalam laman resminya, Pemerintah Arab Saudi membuka dua jenis beasiswa, yakni beasiswa internal khusus Warga Negara Arab Saudi dan beasiswa eksternal untuk pelajar setiap negara pun berbeda-beda. Untuk Indonesia sendiri, total kuota yang dibuka adalah 200 orang setiap tahunnya. Beasiswa ini juga tidak dipungut biaya alias perlu dicatat, pembukaan beasiswa adalah melalui universitas. Jadi pendaftar cukup mendaftar universitas dan jurusan tujuan terlebih dahulu baru bisa mendaftarkan diri sebagai penerima beasiswa. Pendaftar bisa mendaftarkan diri melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di negara jadwal, penerimaan beasiswa mengikuti pendaftaran mahasiswa baru. Sebagai contoh, di Universitas Islam Madinah pendaftaran baru akan dibuka di bulan Oktober hingga tiga jenis beasiswa yang bisa kamu ikuti, yakniBeasiswa Penuh Penerima akan mendapatkan bantuan secara penuh mulai dari biaya kuliah, biaya hidup, hingga ParsialPenerima beasiswa hanya mendapatkan beberapa manfaat tidak seperti beasiswa penuh. Misalnya tempat tinggal saja atau biaya kuliah Beasiswa Kuliah Arab SaudiBiaya kuliahTunjangan hidupAsuransi kesehatanTunjangan pada saat kedatanganAsrama atau tempat tinggalTiket pulang pergi tahunanSyarat Beasiswa Kuliah Arab SaudiPersyaratan penerimaan yang berlaku di institusi pendidikan tinggi pendaftar tidak boleh kurang dari 17 tahun dan tidak lebih dari 25 tahun untuk sarjana dan lembaga pengajaran bahasa Arab atau yang setara, 30 tahun untuk gelar master, dan 35 tahun untuk gelar tidak boleh memperoleh beasiswa lain dari lembaga pendidikan di Arab dari negara pendaftar menyetujui pendaftar untuk melanjutkan studi di ArabMelampirkan sertifikat dan dokumen pendukung sesuai tidak adanya preseden dari dinas keamanan di pernah diberhentikan dari salah satu universitas di pemeriksaan kesehatanItulah informasi mengenai beasiswa di Arab Saudi. Semoga membantu, detikers! Simak Video "Rayyanah Barnawi Akan Menjadi Astronot Pertama Wanita Saudi" [GambasVideo 20detik] nir/faz Biaya Ada jalur Beasiswa untuk biaya kuliah gratis; Situs resmi: Arab Saudi PPMI Arab SAudi. Universitas ini merupakan perguruan tinggi negeri yang terletak di Riyadh Arab Saudi, didirikan pada tahun 1953. Universitas ini menjadi institusi budaya dan intelektual yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dengan Arab Saudi merupakan Negara yang diberkahi in syaa Allaah, hal ini disebabkan Arab Saudi merupakan salah satu negara terbesar di dunia yang melaksanakan hukum Islam. Juga karena adanya dua kota yang dijaga malaikat, yaitu kota Mekkah dan Madinah, dua kota yang tidak akan sanggup di masuki oleh Dajjal pada hari Saudi merupakan pusat sumber dan perkembangan ilmu syar’i. Selain itu, Arab Saudi juga menyediakan beasiswa bagi pelajar-pelajar berprestasi di seluruh dunia untuk kuliah di berbagai Universitas terkemuka Arab ini merupakan implementasi dari perhatian kerajaan yang sangat besar terhadap pengembangan dan publikasi ilmu pengetahuan dan peningkatan karya ilmiah, dan kontribusi nyata kerajaan dalam membangun komunikasi yang berkesinambungan dengan bangsa-bangsa di seluruh dunia dalam bidang ilmu, kebudayaan, dan kemajuan peradaban manusia. Program ini terbuka untuk semua jurusan ilmu pengetahuan umum, tidak hanya untuk studi keislaman Kuliah di Arab Saudi?Ada berbagai alasan untuk menjatuhkan pilihan melanjutkan studi ke salah satu universitas di Arab Saudi, di antaranyaPerguruan-perguruan tinggi yang unggul dan berkelas dunia, beberapa universitas termasuk perguruan tinggi terbaik di dan lingkungan keilmuan yang kondusif, di mana terdapat berbagai lembaga dan pusat penelitian dan pengkajian yang diakui dan terus berkembang pesat pada masing-masing akademik multinasional. Saat ini mahasiswa yang menuntut ilmu di Arab Saudi berasal dari lebih 165 negara dunia. Demikan juga dengan tenaga edukatf berasal dari berbagai fasilitas istimewa bagi setiap mahasiswa penerima beasiswa. Kuliahnya gratis 100%.Fasilitas untuk Mahasiswa Penerima Beasiswa Berikut beberapa fasilitas yang didapatkan mahasiswa asing di Arab Saudi Tiket pesawat saat diterima menjadi mahasiswa di universitas dan pada setiap akhir tahun akademik, sesuai dengan aturan yang uang saku sekitar 840 riyal untuk S1 setiap tunai bagi mahasiswa yang gratis dan di Kantin Universitas dengan biaya kesehatan di Rumah Sakit mudah untuk melaksanakan Haji dan Umrah malahan bisa umrah tiap bulan dg biaya terjangkau .Fasilitas olah raga yang disediakan oleh ikut kajian para ulama-ulama besar di saudi arabiaSeputar Beasiswa di UniversitasSecara umum seluruh universitas negeri di Arab Saudi memberikan fullscholarship atau beasiswa penuh. Mahasiswa sama sekali tidak dibebani biaya kuliah dan justru mendapat uang bulanan tiap mahasiswa 840 SAR untuk S1. Apakah uang ini cukup untuk biaya hidup? Jawabanya insya Allah lebih dari cukup, karena selain telah disediakan asrama juga mendapat subsidi makan di kantin kampus. Misalnya di King khalid University, sekali makan di kantin kampus 4 SAR untuk pagi, 5 SAR untuk siang dan 1 SAR untuk malam. Jadi untuk makan 3x sehari selama 1 bulan maka hanya akan menghabiskan 10 SAR × 30 hari = 300 SAR/bulan untuk pengeluaran makan di kantin kampus. Ada sisa uang 540 riyal. Itu bisa buat umrah dan keperluan2 di Arab Saudi juga memberikan tiket pesawat pulang pergi gratis tiap tahunnya saat liburan musim panas bagi mahasiswa internasional yang ingin kembali negaranya Mahasiswa Durasi belajar untuk S1 sekitar 4-6 tahun, S2 sekitar 2-4 tahun dan S3 sekitar 4-6 kampus mewajibkan program i’dad lughowi atau kelas persiapan bahasa Arab sebelum memasuki program S1, biasanya maksimal 2 tahun minimal 1 tahun, tergantung tahdid mustawa atau tes penempatan yang dilakukan setelah diterima di untuk peluang calon mahasiswa yang tidak bisa bahasa Arab?I’dad lughowi disediakan khusus untuk calon mahasiswa yang tidak bisa ataupun baru sedikit bisa bahasa sini akan diajarkan bahasa Arab mulai dari mengenal huruf hijaiyah hingga mahir dalam berbahasa. Jadi untuk lulusan SMA/SMK/STM tidak perlu khawatir, karena insya Allah peluangnya ada. Tinggal nanti dicari saja universitas yang menyediakan i’dad lughowi, salah satunya adalah pengantar untuk program S1 kebanyakan berbahasa Arab, khususnya untuk jurusan keagamaan, namun ada juga yang menggunakan bahasa Inggris, seperti jurusan untuk program S2/S3 kebanyakan menggunakan pengantar bahasa Inggris, tapi untuk jurusan keagamaan tetap menggunakan bahasa yang unik lagi dari kuliah di Arab Saudi adalah mengharuskan adanya mahram untuk mahasiswi. Mahram bisa suami, ayah, kakak laki-laki, adik laki-laki dan lain-lain. Mahram ini yang nanti akan mendaftarkan perempuannya, dan mahram juga yang akan menjadi jaminan untuk mahasiswa Indonesia di Arab Saudi sekitar 1400-an dengan jumlah terbanyaknya di UIM sebanyak 1000-an beragam, mulai dari peserta persiapan bahasa sampai S3. Mahasiswa Indonesia memiliki organisasi yang disebut PPMI Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia baik di lingkup negara PPMI Arab Saudi, maupun lingkup kota atau cabang .Universitas di Arab SaudiDahulu mungkin kebanyakan orang Indonesia hanya mengenal Universitas Islam Madinah UIM yang berada di kota Madinah dan Universitas Ummul Quro UQU, yang berada di kota sekarang sudah cukup banyak universitas Arab Saudi yang mulai dikenal. Universitas-universitas itu membuka pendaftaran bagi mahasiswa asing atau non-Saudi. Dan hampir seluruh mahasiswa Indonesia yang belajar di Arab Saudi mendapatkan beasiswa penuh full scholarship dari kerajaan Arab Indonesia sendiri tersebar di 16 kota dan 19 universitas di Arab SaudiKing Saud University KSU, RiyadhImam Suud University, RiyadhMadinah Islamic University UIM, MadinahTaibah University, MadinahUmmul Quro University, MakkahKing Abdul Aziz University, JeddahKing Abdullah University for Science and Technology KAUST, JeddahKing Fahd University for Petroleum and Minerals KFUPM, DhahranImam Abdurrahman bin Faisal University, DammamQassim University, BurraydahSulaiman Ar Rajhi College, BukhairiyahJazan University, JazanMajmaah University, MajmaahThaif University, ThaifKing Khalid Univeristy, AbhaPrince Sattam University, Al KharjNajran University, NajranTabuk University, TabukAl Jouf University, Al JoufInfo lebih lengkap tentang universitas dan perguruan tinggi lainnya di Arab Saudi dapat diakses di website resmi Kementrian Pendidikan Arab Saudi Penerima Beasiswa Syarat-syarat yang berlaku bagi calon mahasiswa lokal juga berlaku bagi calon penerima beasiswa dari luar Arab Saudi, sebagai berikutUsia minimal 17 tahun, maksimal 25 tahun dan mengikuti kursus bahasa arab pada lembaga yang diakui, untuk strata satu S1.Untuk strata dua S2 usia maksimal 30 tahun, dan 35 tahun untuk strata tiga S3.Izin resmi dari pemrintah setempat bagi calon mahasiswa yang berasal dari negara yang mewajibkan syarat yang sama untuk pelajar Saudi yang ingin belajar di negara menerima sejenis dari lembaga pendidikan lain di Arab ijazah dan dokumen-dokumen resmi lainnya dari pihak yang pernah di-drop out dari salah satu perguruan tinggi Arab Pendaftaran di Universitas di Arab SaudiApa yang perlu dipersiapkan? Masing-masing universitas, strata, fakultas dan jurusan memiliki syarat dan spesifikasi tersendiri. Pada umumnya berkas yang diperlukan untuk mendaftar S1 di universitas Arab Saudi adalah SMA atau sederajat terjemah ke bahasa Arab.Transkip nilai terjemah ke bahasa Arab.Pas rekomendasi dari lembaga atau tokoh nasional berbahasa ArabAdapun untuk S2/S3 berkas yang diperlukan sepertiPasporIjazah S1/S2 terjemah ke bahasa Arab/InggrisTranskip nilai terjemah ke bahasa Arab/InggrisTOEFL atau IELSTPas photoSurat rekomendasi dari dosenBerkas-berkas di atas adalah yang harus disiapkan untuk mendaftar kuliah di Arab Saudi. Adapun untuk berkas tambahan tergantung masing-masing kampus. Persyaratan dapat berubah MendaftarSistem pendaftaran kebanyakan dilakukan secara online. Jadi cukup mengirimkan berkas lewat portal khusus untuk pendaftaran online universitas yang pendaftaran dan jurusan yang ditawarkan biasanya telah tersedia di website masing-masing mengirim berkas, sebagian universitas memerlukan muqobalah wawancara baik lewat telpon atau bisa juga seperti UIM yang melakukan muqobalah langsung di Indonesia atau di kampusnya tata cara mendaftar prosesnya kurang lebih sama untuk setiap ke website resmi untuk pendaftaranBaca dengan seksama dan ikuti langkah-langkah pendaftaranIsi formulir online yang tertera seperti nomor paspor, nama, nomor telepon, email, dan sebagainya. Upload berkas-berkas yang diperlukan satu per satu dalam format pdfSetelah semuanya selesai biasanya akan muncul nomor pendaftaran milik kita, lalu simpanlah. Biasanya, Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia PPMI akan menginformasikan daftar nama calon mahasiswa melalui website atau media yang harus dipenuhi oleh Pemohon Beasiswa Di antara syarat-syarat calon mahasiswa adalah sebagai berikutBerkelakuan untuk mentaati semua peraturan tes kesehatan dan lulus tes yang diadakan oleh otoritas yang ijazah SMU atau yang setara dengannya dari dalam Saudi ataupun dari luar fokus penuh untuk lulus dari SMU tidak lebih dari lima tidak melebihi 25 tahun daftar persyaratan-persyaratan lain yang ditentukan oleh Universitas yang diumumkan saat pemohon yang Ijazah SMU-nya dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Kerajaan Saudi Arabia, ia harus memiliki sertifikat lulus uji Pertanyaan TerkaitQ Berapa lama pengumuman penerimaan calon mahasiswa baru? A Pengumuman nama-nama yang lulus tidak bisa ditentukan, itu kembali kepada pihak universitasnya, ada yang kurang dari setahun, ada yang sampai 4 tahun baru namanya tidak perlu fokus menunggu pengumuman 1 universitas saja, ketika ada universitas yang buka pendaftaran, usahakan daftar, Biasanya sebagian ada universitas mengumumkan kelulusan lewat satu email yang dikhususkan untuk daftar beasiswa, agar tidak terlewatkan jika ada pengumuman terkait penerimaan Apakah ketika kuliah kita boleh sambil kerja? A Ketika kuliah di saudi kita dapat visa pelajar, bukan visa kerja. Jika diketahui menyambi kerja secara ilegal, terancam di blacklist dan tidak bisa melanjutkan studi lagi di Ketika membawa istri, apa saja fasilitas yang didapat? Apakah sama? A Universitas menyediakan asrama untuk mahasiswa yang membawa istri, dan ini biasanya diperuntukkan untuk yang kuliah S2 dan Apakah setiap Jami’ah ada kelas i’dad? A Tidak semuanya universitas di Saudi menyediakan kelas persiapan bahasa, seperti contohnya Universitas Najran. Yang belum bisa bahasa arab silahkan daftar di universitas yang menyediakan persiapan bahasa seperti Universitas Islam Madinah, Universitas Ummul Qura, Universitas Malik Khalid, Di 19 universitas yg disebutkan, kenapa tidak di sebutkan Northern Border University? Saya pernah dapat email dari universitas tersebut untuk melengkapi berkas, tapi saya belum mendapatkan informasi apa-apa tentang keadaan universitas Semoga Allah memudahkan urusan antum. Untuk lebih jelasnya coba hubungi pihak PPMI saudi di Instagram PPMI Mohon referensi universitas yang bagus utk memperlajari Silahkan ke Universitas Islam Madinah, Untuk belajar dengan membaca buku buku sejarah seperti kitab Bidayah wa Nihayah, Rahiqul Makhtum, dan lain-lain. Q Kalau S1 jurusan Pendidikan Agama Islam, apakah bisa melanjutkan S2 di Timur Tengah? A Bisa, yang penting berusahalah untuk daftar dan jangan lupa Apakah bisa mendaftar dua jurusan agama dan umum di satu universitas?A Allahu a’lam, in syaa allah tidak Universitas mana saja yang membuka beasiswa S2 untuk perempuan?A Coba ditanyakan ke IG akun milik mahasiswi yang menuntut ilmu di Arab Saudi.Q Bagaimana proses untuk melakukan syarat-syarat dari permohonan beasiswa tersebut? Dan apa saja yang jadi pertimbangan untuk dapat diterima di universitas tersebut? A Beasiswa di Arab Saudi sifatnya untung-untungan, ada yang pintar tapi belum Allah takdirkan ke sana, ada juga teman kami yang bahasa Arabnya masih kurang alhamdulillah lulus masuk S2 di King Khalid University. Semuanya kehendak Allah. Maka mintalah kepada Allah dan jangan putus asa! Usahakan lengkapi terjemahkan berkas dan lengkapi persyaratan-persyaratan sebaik mungkin, karena itu bisa jadi pertimbangan kesungguhan kita untuk kuliah di Arab Saudi.* Ditulis oleh Muhammad Zahid Abdillah, Mahasiswa King Khalid University, Abha, Arab Saudi. brLgk2j.
  • 8db5sgqfn3.pages.dev/383
  • 8db5sgqfn3.pages.dev/80
  • 8db5sgqfn3.pages.dev/286
  • 8db5sgqfn3.pages.dev/225
  • 8db5sgqfn3.pages.dev/32
  • 8db5sgqfn3.pages.dev/140
  • 8db5sgqfn3.pages.dev/211
  • 8db5sgqfn3.pages.dev/138
  • 8db5sgqfn3.pages.dev/293
  • beasiswa universitas di arab saudi